Lewati ke konten utama

Rainku vs Day One

Day One adalah patokan di antara aplikasi jurnal digital tradisional. Rainku adalah aplikasi kreasi gambar-dan-teks yang mengubah momen pribadi jadi sesuatu yang bisa kamu publikasikan. Dua arah yang berbeda, satu titik mulai yang sama: terus mencatat.

Bagaimana kamu menulis

Rainku — Rainku berangkat dari pintu masuk yang tenang: hujan layar penuh dengan audio berulang, untuk memperlambatmu lebih dulu. Lalu AI bertanya beberapa hal di jendela obrolan: apa yang paling memenuhi pikiranmu hari ini, hal mana dari minggu lalu yang belum benar-benar selesai, di mana kamu berdiri setelah perubahan terakhir. Bisa diucapkan, bisa diketik. Setelah percakapan, AI merapikan jawaban yang berserak menjadi catatan jurnal yang terstruktur.

Day One — Day One adalah jurnal digital dengan desain yang indah. Kamu mengetik, menyematkan foto, menempel video, menggambar dengan kuas. Mendukung banyak jurnal, tag, dan template. Pengalamannya manual dan kreatif, tanpa percakapan AI.

Dua jalur yang sangat berbeda. Rainku cocok untuk orang yang ingin mencatat tapi selalu macet di kalimat pertama — dan ingin momen itu keluar dari halaman setelahnya. Day One cocok untuk orang yang menikmati kerajinan menjurnal dan ingin kanvas yang indah.

Apa yang kamu dapatkan kembali

Rainku — Setiap percakapan menghasilkan tiga hal: catatan jurnal yang dirapikan AI dengan struktur; poster gambar-dan-teks yang siap dipublikasikan (foto sungguhan plus prosa yang sudah dipoles); dan GIF opsional. Bahan baku yang sama bisa disimpan untuk diri sendiri, atau langsung dibagikan.

Day One — Day One menyimpan apa yang kamu masukkan, dirapikan dengan elegan. Ada peta, cuaca, log aktivitas, dan "On This Day" yang memunculkan catatan lama dari tanggal yang sama. Jurnalnya jadi arsip multimedia yang kaya.

Rainku otomatis menghasilkan artefak yang siap publikasi. Day One menyimpan masukanmu apa adanya dan menampilkannya dengan anggun.

Penyesuaian dan pintu masuk

Rainku — Rainku punya pintu masuk khusus yang dibangun di sekitar titik balik kehidupan: putus cinta, pasca-melahirkan, hidup di luar negeri, pivot karier, gap year. Pertanyaan di tiap pintu disesuaikan dengan keadaan itu. Rainku juga native dalam 8 bahasa: Indonesia, Mandarin, Inggris, Jepang, Korea, Spanyol, Portugis Brasil, dan Hindi. Cara tiap bahasa menyusun pertanyaannya bukan hasil terjemahan; itu cara orang dalam bahasa itu menulis sungguhan.

Day One — Day One menawarkan banyak jurnal, template, tag, dan format yang kaya. Strukturnya sepenuhnya di tanganmu karena kamu menulis semuanya. Fleksibilitasnya total, tapi tidak ada panduan.

Rainku memberi struktur terpandu lewat pintu-pintu skenario. Day One memberi kanvas kosong dan alat penataan.

Mengapa memilih Rainku berdampingan dengan Day One

Tanpa halaman kosong

Bagian tersulit dari menjurnal bukan menulis — tapi kalimat pertama. Rainku menyingkirkan halangan itu dengan membuat AI bertanya lebih dulu di jendela obrolan, jadi kamu tidak perlu menatap kolom kosong.

Bisa keluar dari halaman

Inilah perbedaan terbesar antara Rainku dan Day One. Catatan Day One tetap di dalam Day One selamanya; catatan Rainku bisa berubah jadi poster gambar-dan-teks atau GIF dengan satu klik, siap dipasang di media sosial. Jurnal boleh tetap pribadi, atau boleh dilihat orang lain.

Dirancang untuk titik balik kehidupan

Day One adalah jurnal umum. Rainku punya pintu masuk yang dibuat untuk titik balik nyata: putus cinta, pasca-melahirkan, hidup di luar negeri, pivot karier, gap year. Kalau kamu sedang melewati salah satunya, pertanyaan di pintu itu akan menyentuh keadaanmu hari ini lebih tepat daripada prompt umum.

Mau jurnalmu tidak hanya tinggal di dalam?

Bisa mulai tanpa akun. Tanpa kartu kredit.

Buka Rainku

Pembaruan terakhir Mei 2026. Detail Day One diambil dari halaman App Store dan situs resminya.

Rainku vs Day One: Dua Cara Berbeda untuk Menjurnal | Rainku